fbpx

Cara mendekati mentor yang baik

Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Bismillah..

Dalam bisnis maupun kerjaan, sering kali kita memiliki seorang panutan yang kita anggap sebagai role model.

Saya senang menyebutnya dengan istilah “mentor”.

Nah, bagaimana cara mendekati mentor supaya mau dengan senang hati mengajarkan ilmunya dengan anda?

Begini..

Mendekati mentor itu layaknya anda sedang pendekatan dengan wanita yang anda sukai.

Harus ada strateginya.

Aturan pertama yang harus anda hindari adalah : Jangan pernah meminta!

Ada dua hal yang pantang anda minta kepada mentor anda.

1. Jangan pernah mintadiajarin

Hindari mengirim chat/pesan/email seperti : “mas, ajari aku ilmu ini dong”.

Percaya sama saya, chat seperti itu sangat menyebalkan, belum apa-apa kok udah minta. Efeknya, mentor anda akan ilfil duluan.

2. Jangan pernah minta alamatnya dan mengajak ketemuan.

Nah yang kedua ini juga penting.

Ibarat lagi pendekatan dengan wanita idaman dan dia belum kenal siapa anda, jika tiba-tiba anda minta alamatnya dan mengajak ketemuan. Kira-kira apa yang terjadi?

Kemungkinan besar anda akan di tolak.

Kenal aja belum, udah minta ketemuan.

Kalau bahasa gaulnya, “emang elu siape”. Hehee

Setelah menghindari dua hal itu, cobalah melakukan ini agar mentor anda dengan senang hati memberikan ilmunya kepada anda.

1. Berikan kesan pertama yang baik

Jika anda ingin menyapa beliau melalui chat/pesan/email, ya berikan kesan pertama yang baik.

Perkenalkan diri anda siapa, dan ceritakan bahwa anda mengenal beliau dari mana.

2. Sopan dalam bahasa

Mentor anda tentunya adalah orang hebat. Maka berbicara-lah dan gunakan bahasa yang sopan. Meskipun itu hanya di chat/pesan/email.

3. Beri sesuatu dulu

Ingat hukum alam, “jika ingin menerima, maka berilah terlebuh dahulu.”

Nah, cobalah berikan sesuatu dulu untuk mentor anda.

Memberi bukan hanya berupa barang, namun bisa berupa bantuan.

4. Follow social media nya

Ikutilah semua social media mentor anda. Kalau perlu ikuti juga semua temannya.

Dengan begitu anda akan masuk di circle mentor anda.

5. Buat nama anda di ingat

Cobalah untuk membuat mentor anda ingat dengan nama anda.

Menawarkan bantuan gratis saat dia butuh sesuatu adalah cara yang tepat supaya mentor mengingat anda.

6. Beli produknya

Terakhir, jika beliau memiliki produk, anda bisa membeli produknya.

Dengan begitu anda bisa langsung berhubungan dengan mentor anda. 

Namun tetap ingat pantangan “jangan pernah meminta”

Buatlah ‘sang mentor’ suka dengan anda. 

Jika beliau sudah suka, maka tidak usah diminta pun, beliau dengan senang hati membagikan ilmunya ke anda.

Semoga bermanfaat.

Share ya!

0Shares
yoko

yoko

About Me

Yoko Bomb adalah seorang full time freelancer yang yang telah berpengalaman selama 7+ tahun dengan berbagai macam klien dari dalam maupun luar negeri. 

Download Gratis Ebook :

Mau Dapat tips seputar freelance dan making money online melalui email ?

Join Gratis di Mailing List saya. 45.000+ orang sudah bergabung!

Recent Posts